Share Me!

>
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Merdeka.com - Setiap orang yang memiliki nurani tentu akan iba melihatnya. Seorang pengemis wanita paruh baya dengan bayi yang tidur terlelap di gendongan. Pakaian mereka yang dekil dan wajah yang kusam menimbulkan rasa kasihan. Banyak orang yang akhirnya mengulurkan tangan dengan memberikan uang kepada mereka.

Meski suasana hingar bingar, mesin kendaraan menderu, suara klakson bersahutan, namun bayi itu tetap tenang di alam tidurnya. Bagi yang berpikir kritis tentu akan bertanya-tanya bagaimana seorang bayi bisa tidak terganggu dengan suasana yang berisik dan hiruk pikuk.

Wanita yang menggendongnya berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Terkadang dia berlari mengejar bus kota. Tapi bayi itu tetap saja terlelap.

Inilah fakta yang akhirnya membuat kita miris mendengarnya. Ternyata bayi-bayi yang dibawa pengemis itu sudah dijejali dengan obat tidur, bahkan dengan dosis yang tinggi. Tujuannya tidak lain adalah agar si pengemis bisa melakukan pekerjaannya tanpa diganggu oleh rengekan rewel bayi yang digendongnya.

"Dinas Sosial sudah sering menjaring mereka. Bayi-bayi tersebut diberi obat tidur agar tetap tenang selama mereka mengemis. Ini adalah satu bentuk eksploitasi anak yang harus ditindak tegas," tandas Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Dinas Sosial DKI Jakarta Prayitno, Rabu (4/3).

Parahnya lagi, dosis obat bius yang digunakan sembarangan. Yang penting bayi terlelap. Hal ini bisa sangat membahayakan bayi atau balita yang dibius.

Fenomena memilukan ini bukan hanya terjadi di Ibu Kota. Di kota-kota besar lainnya seperti Medan, Lampung, dan Jawa, pun banyak pengemis yang menggunakan modus serupa.

Meski dinas sosial sudah sering melakukan razia PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial), namun pengemis-pengemis yang membawa bayi masih banyak yang berkeliaran.

Chaidir, Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial DKI Jakarta, melaporkan dalam dua bulan terakhir saja sudah menjaring lebih dari seribu PMKS, yang terdiri dari gelandangan, pengamen, joki 3 in 1, dan pengemis.

Bahkan menurut Chaidir para PMKS seperti pengemis operasinya sudah bukan hanya di sekitar trafic light, pasar, dan bus kota saja. Pengemis juga sudah mulai merambah ke komunitas-komunitas dan area pemukiman warga. Maka tak perlu heran jika di sekitar rumah warga akan terlihat seorang wanita menggendong anak sambil menadahkan tangan meminta-minta.

"Kami sudah melihat kecenderungan operasi mereka ke sana. Makanya kami mengajak instansi-instansi terkait yang berwenang di sana, untuk ikut melakukan penangan PMKS jalanan. Karena mereka melanggar Perda 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Ini demi kepentingan kita semua," jelas Chaidir.

Jika tahu bayi diperlakukan seperti ini? Apakah anda masih kasihan pada pengemis?

وَسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Click: SOURCE
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


SURABAYA - Nasib Karin, 30, benar-benar sudah jatuh ketiban tangga. Dia mati-matian menjual harta benda orang tua untuk menyelamatkan suaminya, Donjuan, 34, dari jeratan penjara.

Ternyata setelah orang tuanya masuk rumah sakit karena terkena kanker usus, eh si suami menalak cerai. Glodaakk...

Siapa sih yang tidak sakit hati dibegituin? Barangkali bagi Karin, pria asal Simo Katrungan ini adalah suami yang tidak tahu terima kasih.

Usai ditolong keluarga Karin dengan menjual semua hasil kayu jatinya di Magetan, setelah sembuh Donjuan justru ingin meninggalkan Karin, kedua anak dan orang tuanya.

Ironisnya lagi, talak cerai itu muncul lantaran Donjuan mengaku takut terkena kanker usus seperti kedua orang tua Karin.

“Bapaknya Karin itu polisi. Ibunya guru. Gajinya polisi dan guru lho berapa? Tapi mereka kok kaya banget,” ungkap Donjuan di sela-sela sidang talak cerai keduanya di Pengadilan Agama Jalan Ketintang Madya, Surabaya, Jawa Timur, Senin (2/3).

Pria ini awalnya tak menuduh jika kekayaan mereka dari korupsi. Karena memang Karin dari keturunan keluarga kaya raya. Namun, usai kedua orang tua Karin opname karena kanker usus, barulah Donjuan berpikir jika kekayaan itu hasil korupsi.

Donjuan memaparkan, tahun 2010, bapak Karin terkena kanker usus dan dioperasi. Kondisi bapak mertuanya itu pun membaik.

Namun, pada September 2014 lalu, penyakit itu kumat. Sang mertua pun harus diopname sampai saat ini. Ternyata dua bulan kemudian, ibu mertuanya juga harus melakukan operasi pengambilan kanker di ususnya.

“Kok iso bareng ya? Paling itu azab,” tuduh pria yang bekerja sebagai pengawas di salah satu perusahaan baja tersebut.

Setelah menceritakan apa yang terjadi pada kedua orang tua Karin, ada salah satu teman Donjuan yang mengatakan jika kedua orang tua Karin itu terkena azab lantaran mengambil hak orang lain alias korupsi.

Tak banyak berpikir, Donjuan pun memutuskan menceraikan Karin. Sementara Karin sangat shock.

Apalagi, Donjuan juga menyudutkan orang tuanya sebagai koruptor. Dia kecewa padahal orang tuanya sudah banyak membiayai hidup mereka.

“Waktu awal nikah yang ngontrakkan rumah ya bapak dan ibu. Kapan hari yang Donjuan mau ditangkap polisi karena meghilangkan uang kantor juga orang tua saya yang ganti. Kok air susu dibalas air tuba,” kata wanita yang juga bekerja sebagai guru ini.

Tapi Karin mengaku hanya pasrah. “Sekarang saya fokus menjaga kedua orang tua saya sampai sembuh. Lalu, mendidik anak anak sampai jadi orang sukses,” tandasnya. (jee/awa/jpnn)

وَسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Click: SOURCE
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Translate:

Admin membaca satu kisah yang menjadi populer, yang dibincangkan di laman sosial, tentang kisah seorang remaja yang berumur 15 yang memaksa ayahnya membeli sebuah iPhone 6 untuk diberikan kepada kekasihnya dan memaksa ayahnya membeli Samsung Note 4 untuknya sedangkan ayahnya adalah seorang yang bergaji bawah RM 1000.

Baru umur 15 tahun sudah melakukan hal semacam itu kepada orang tuanya, bayangkan apabila besar nanti bagaimana yang akan ia dilakukan kepada ayahnya.

Berikut adalah pernyataan seorang pekerja di toko handphone yang melihat kejadian itu.

Semalam, aku mendapatkan seorang customer, seorang anak dan ayahnya datang. Ayah dia kakinya sakit, seperti tidak kuat untuk berjalan. Aku pun memberikan layanan.

Aku: Assalamualaikum Bapak, kami ada 1 set handphone, laptop dengan barang-barang rumah. Ada tiga cara pembayaran, cash, kartu kredit dan angsuran mudah.

Ayah: Kalau angsuran mudah seperti apa?

Aku: Kalau angsuran mudah, sediakan laporan gaji, salinan kartu pengenalan dan laporan bank. Kalau malas untuk pergi bank membuat laporan, berikan saja nomor akun Bapak, akan saya buatkan laporan bank. Bapak mau apa, saya perkirakan sekali pembayaran setiap bulannya. Paling maksimum pembayaran boleh dilakukan sampai tiga tahun saja.

Anak: Okay bang, berapa eh, sebulan untuk iPhone 6 128GB dengan Samsung Note 4?

Aku: *terus ambil kalkulator kira* Okay, kalau dua handphone, RM296 untuk sebulan selama 3 tahun.

(Sambil tersenyum aku melihat, muka Bapak itu yang terlihat resah. Aku tahu Bapak itu orang susah).

Anak: Okay, ayah jadi eh? Boleh eh?

Ayah: (Hanya mampu mengangguk mengikut kemauan anaknya)

Aku: Beli handphone sampai dua, satu lagi untuk siapa? Umur adik berapa?

Anak: Yang Samsung Note 4 itu saya punya, yang iPhone 6 128GB itu saya mau hadiahkan kepada pacar saya bang. Minggu depan hari ultahnya. Umur 15.

Aku: (Mengucap dalam hati, sambil geleng kepala. Ya Allah, berani sekali anak ini berbuat seperti ini pada Ayahnya? Ayah dia yang bayar bulan-bulan, senang-senangnya malah buat pacarnya).

Ayah dia terus mengeluarkan dokumen, aku liat laporan gaji ayah dia sebulan cuma RM950.

Aku: Okay Bapak, nanti saya proses. Dalam masa seminggu akan dapat jawaban boleh atau tidaknya.

Ayah: Okay, baik dik. Terima kasih. (Dengan wajah seperti pasrah dengan kemauan anaknya)

Aku: Sama-sama Bapak. Silahkan datang lagi.

(Aku tersenyum dengan rasa bersalah (sedih) melihat keadaan ayahnya, yang kakinya tempang untuk pergi berjalan keluar). Ya Allah sepertinya aku akan menangis melihatnya.

Subhanallah... kuatkanlah dirimu, engkau wahai si ayah, semoga tempatmu di sana nanti dikalangan orang-orang beriman. 

via siakapkeli.

وَسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Click: SOURCE
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Mahasuci Allah Ta’ala yang menguasai langit, bumi dan semua yang ada di antara keduanya. Maha Terpuji Allah Ta’ala yang berhak atas-Nya semua jenis pujian. Dialah yang telah menciptakan, mengurus, menghidupkan dan juga mematikan semua makhluk-Nya. Dialah Yang Mahakuasa, yang tiada lagi kuasa selain Kuasa-Nya.

Allah ‘Azza wa Jalla berbeda dengan mahkluk-Nya. Dia disebut Mukhalafatu Lilhawaditsi, sebagaimana tersebut dalam dua puluh sifat yang wajib ada pada-Nya. Dia berbeda dari semua sisi, dan mustahil sama dengan makhluk-Nya. Sebab manusia amat penuh kekurangan; sedangkan Dia Maha sempurna.

Di antara cara untuk mengenal-Nya adalah dengan mempelajari kehidupan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dan para sahabatnya. Merekalah generasi terbaik yang tiada sedikit pun cacat di dalamnya. Generasi yang belum ada tandingannya hingga kini.

Mereka adalah orang yang ketika hidupnya telah mencium bau surga. Saat jasadnya masih di bumi, ruhnya telah berkelana seakan melihat akhirat. Mereka amat merindukan surga sehingga bersungguh-sungguh agar dibebaskan dari neraka yang menyala api siksanya.

“Di mana para orang yang zuhud di dunia yang mengharapkan kehidupan akhirat?” tanya seseorang yang dijawab oleh Abdullah bin Umar dengan mengatakan, “Kepada mereka semualah seharusnya engkau bertanya.” Ibnu Umar menjawab seraya melihat makam Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, Abu Bakar ash-Shiddiq dan Umar bin Khaththab.

Merekalah orang yang paling banyak kebaikannya. Sebab mereka hanya mengharapkan akhirat sebagai balasan terbaik atas amalan yang mereka kerjakan. Merekalah sosok yang ikhlas, tidak memanfaatkan dunia untuk foya-foya, dan senantiasa mengingat Allah Ta’ala dalam setiap kondisi.

Sebab zuhudnya pula, mereka didatangi rezeki yang halal dan mereka mengambil seperlunya untuk dimanfaatkan dalam perjuangan di jalan Allah Ta’ala. Mereka mendapatkan kekayaan dan memanfaatkannya untuk jihad di Jala-Nya; bukan untuk bermewah-mewah, koleksi aset, maupun tindakan mubadzir lainnya.

Di antara mereka yang masyhur dengan kekayaan dan kedermawanannya adalah Utsman bin Affan dan Abdurrahman bin Auf. Dua orang kaya yang senantiasa terdepan dalam shalat dan jihad. Sosok yang tidak lalai dengan harta, dan memanfaatkannya guna menggapai surga.

Abu Sulaiman mengatakan, “Utsman bin Affan dan Abdurrahman bin Auf radhiyallahu ‘anhuma merupakan dua bendahara dari perbendaharaan Allah di bumi-Nya.” Sebab, terangnya, “Keduanya menginfaqkan hartanya dalam taat. Muamalah keduanya adalah untuk Allah dengan kekuatan hati dan ilmunya.” [Pirman]

وَسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Click: SOURCE
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Di atas padang pasir yang tandus seorang perempuan berusia nenek-nenek tampak sedang berjalan sendirian. Beban berat tergambar jelas di pundaknya. Sengatan matahari gurun dan barang bawaan yang ia pikul cukup membuat lutut rentanya lemas kepayahan.

Namun, kondisi ini tak berlangsung lama. Pucuk dicinta ulam tiba. Seorang pria muda baik hati segera menghampiri dan menawarkan bantuan. Perempuan tua itu pun menyambut tawaran dengan perasaan senang.

Sepanjang perjalanan pria itu dihujani ceramah. Si nenek rupanya sangat gemar berbicara. Si nenek berbicara tentang penolakkanya terhadap dakwah Rasulullah. Dia mewanti-wanti siapapun untuk tidak mengikuti jalannya, bahkan membahasnya sekalipun.

”Jadi sekali lagi, jangan berbicara apapun soal Muhammad!” ujarnya.

Si anak muda hanya tersenyum diam tanpa menyela pembicaraan. Dengan setia, ia mendengarkan perempuan tua itu bertubi-tubi mencaci-maki Rasulullah. Menurut dia, Muhammad adalah pribadi yang amat menjengkelkan. Tidak pantas keturunan suku terhormat seperti Muhammad menyulut permusuhan.

Si nenek terus mengomel. Dia katakan, Muhammad sudah menyesatkan banyak orang, terutama orang-orang fakir dan kalangan budak. Kaum lemah ini diperdaya oleh ajaran-ajaran palsu yang seolah menjaminkan kebahagiaan.

”Jadi anak muda, jangan sekali-kali berbicara soal Muhammad!”

Tanpa terasa tujuan perjalanan si nenek akhirnya sampai. Si nenek sekali lagi menampakkan rasa senang dan syukur atas bantuan pria muda itu. ”Biarkan saya memberi kamu satu nasihat. Jauhi Muhammad!” tambahnya.

Sebelum berpisah, si nenek menanyakan perihal nama laki-laki murah hati yang tulus menolongnya itu. ”Maaf, siapa namamu?”

”Muhammad.”

”Siapa?”

”Muhammad.”

Si nenek terpaku sejenak hingga akhirnya memutuskan masuk Islam. (Mahbib Khoiron)



وَسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Click: SOURCE
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


A. PENGERTIAN MALAIKAT RIDWAN
Malaikat Ridwan adalah mahluk yang selalu patuh dan setia kepada Allah SWT. Mereka tidak pernah menentang setiap perintah Allah, kapan saja di perintah-Nya. Setiap perintah Allah selalu mereka (Malaikat) kerjakan dengan baik. Diantara Malaikat-Malaikat ada yang disebut Malaikat Muqarrobin ( yaitu Malaikat yang amat dekat hubungannya dengan Allah ). Malaikat tidak pernah durhaka kepada Allah SWT. Oleh karena itu, para Malaikat disebut juga mahluk suci.

Ridwan (Bahasa Arab: رضوان) adalah nama malaikat yang menjaga pintu surga, walaupun tidak ada keterangan di dalam Al Qur’an dan hadits shahih yang menerangkan secara jelas namanya. Terkadang namanya diucapkan sebagai “Rizvan” oleh orang Persia, Urdu, Pashto, Tajik, Punjabi, Kashmir dan bahasa lainnya yang terpengaruh oleh bahasa Persia. Sementara di Perancis disebut sebagai “Redouane”. Sekarang nama ini digunakan sebagai nama maskulin oleh orang Arab atau orang yang beragama Islam. Malaikat Ridwan biasanya bersama dikaitkan bersama Malik.

B. TUGAS MALAIKAT RIDWAN
Malaikat Ridwan , tugasnya adalah menjaga Syurga dengan penampilan yang sangat menyenangkan para penghuni Syurga.
.
C. HADIST TENTANG MALAIKAT RIDWAN
Ada empat hadits yang menyebutkan bahwa nama malaikat penjaga surga adalah Ridwan. Akan tetapi semua hadits tersebut adalah hadits yang sangat lemah dan tidak bisa saling menguatkan. Berikut uraiannya:

1. Hadits Ubai bin Ka’ab
Diriwayatkan oleh Al-Qadhai dalam Musnad Asy-Syihab (1036) dari jalan Mukhallad bin Abdil Wahid dari Ali bin Zaid bin Jud’an dan Atha` bin Abi Maimunah dari Zirr bin Hubaisy dari Ubai secara marfu’, “Tidak ada seorang muslim pun yang membaca Yasin sedang dia berada dalam sakaratul maut, maka tidaklah malaikat maut mencabut nyawanya sampai Ridwan penjaga surga memberinya minuman.”

Di dalam sanadnya ada Ali bin Zaid bin Jud’an yang sudah masyhur sebagai rawi yang lemah. Ditambah lagi dengan adanya Mukhallad bin Abdil Wahid, yang Ibnu Hibban berkata tentangnya -dalam Al-Majruhin (1096), “Mungkarul hadits jiddan (orang yang sangat mungkar haditsnya).”

2. Hadits Abdullah bin Abbas.
Diriwayatkan oleh Abu Asy-Syaikh dalam kitab Ats-Tsawab dan Al-Baihaqi dalam Syuab Al-Iman tentang kisah berhiasnya surga setiap memasuki ramadhan, dan di dalamnya tersebut: “Allah Azza wa Jalla berfirman, “Wahai Ridwan, bukalah pintu-pintu surga.”

Hadits ini datang dari jalan Adh-Dhahhak dari Ibnu Abbas secara marfu’. Haditsnya lemah karena Adh-Dhahhak tidak mendengar dari Ibnu Abbas.

3. Hadits Abdullah bin Abi Aufa.
Nabi -shallallahu alaihi wasallam- bersabda, “Lalu saya berkata (di dalam surga), “Wahai Ridwan, punya siapa istana ini?”

As-Suyuthi menyatakan dalam Al-Jami’ Al-Kabir -sebagaimana dalam Kunzul Ummal-, “Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dan Ibnu Asakir dari Abdullah bin Abi Aufa, sedang di dalam sanadnya ada Abdurrahman bin Muhammad Al-Maharibi dan Ammar bin Saif, keduanya sering meriwayatkan hadits-hadits yang mungkar.” Lihat Mizan Al-I’tidal (2/585) dan (3/165)

4. Hadits Anas bin Malik.
Diriwayatkan oleh Al-Uqaili dalam Adh-Dhuafa (1/313) dari jalan Hamzah bin Washil Al-Minqari dari Qatadah dari Anas secara marfu’ dengan lafazh, “Rabbul Izzah -Tabaraka wa Ta’ala- memanggil Ridhwan -dan dia adalah penjaga surga-.”

Al-Uqaili berkata setelahnya, “Hamzah bin Washil Al-Minqari, seorang dari Bashrah, majhul dalam periwayatan dan haditsnya tidak terjaga.”

D. WUJUD MALAIKAT RIDWAN
Wujud para malaikat telah dijabarkan di dalam Al Qur’an ada yang memiliki sayap sebanyak 2, 3 dan 4. surah Faathir 35:1 yang berbunyi : “ Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Faathir 35:1) ”

Wujud malaikat mustahil dapat dilihat dengan mata telanjang, karena mata manusia tercipta dari unsur dasar tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk tidak akan mampu melihat wujud dari malaikat yang asalnya terdiri dari cahaya, hanya Nabi Muhammad SAW yang mampu melihat wujud asli malaikat bahkan sampai dua kali. Yaitu wujud asli malikat Jibril .

Mereka tidak bertambah tua ataupun bertambah muda, keadaan mereka sekarang sama persis ketika mereka diciptakan. Dalam ajaran Islam, ibadah manusia dan jin lebih disukai oleh Allah dibandingkan ibadah para malaikat, karena manusia dan jin bisa menentukan pilihannya sendiri berbeda dengan malaikat yang tidak memiliki pilihan lain. Malaikat mengemban tugas-tugas tertentu dalam mengelola alam semesta. Mereka dapat melintasi alam semesta secepat kilat atau bahkan lebih cepat lagi. Mereka tidak berjenis lelaki atau perempuan dan tidak berkeluarga.

E. KISAH NABI IDRIS MELIHAT SYURGA
Setiap hari Malaikat Izrael dan Nabi Idris beribadah bersama. Suatu kali, sekali lagi Nabi Idris mengajukan permintaan. “Bisakah engkau membawa saya melihat surga dan neraka?”
“Wahai Nabi Allah, lagi-lagi permintaanmu aneh,” kata Izrael.

Setelah Malaikat Izrael memohon izin kepada Allah, dibawanya Nabi Idris ke tempat yang ingin dilihatnya.

“Ya Nabi Allah, mengapa ingin melihat neraka? Bahkan para Malaikat pun takut melihatnya,” kata Izrael.

“Terus terang, saya takut sekali kepada Azab Allah itu. Tapi mudah-mudahan, iman saya menjadi tebal setelah melihatnya,” Nabi Idris menjelaskan alasannya.

Wajah Malaikat Ridwan selalu berseri-seri di hiasi senyum ramah. Siapapun akan senang memandangnya. Sikapnya amat sopan, dengan lemah lembut ia mempersilahkan para penghuni surga untuk memasuki tempat yang mulia itu.

Waktu melihat isi surga, Nabi Idris kembali nyaris pingsan karena terpesona. Semua yang ada di dalamnya begitu indah dan menakjubkan. Nabi Idris terpukau tanpa bisa berkata-kata melihat pemandangan sangat indah di depannya. “Subhanallah, Subhanallah, Subhanallah…” ucap Nabi Idris beulang-ulang.

Nabi Idris melihat sungai-sungai yang airnya bening seperti kaca. Di pinggir sungai terdapat pohon-pohon yang batangnya terbuat dari emas dan perak. Ada juga istana-istana pualam bagi penghuni surga. Pohon buah-buahan ada disetiap penjuru. Buahnya segar, ranum dan harum.

Waktu berkeliling di sana, Nabi Idris diiringi pelayan surga. Mereka adalah para bidadari yang cantik jelita dan anak-anak muda yang amat tampan wajahnya. Mereka bertingkah laku dan berbicara dengan sopan.

Mendadak Nabi Idris ingin minum air sungai surga. “Bolehkah saya meminumnya? Airnya kelihatan sejuk dan segar sekali.”

“Silahkan minum, inilah minuman untuk penghuni surga.” Jawab Izrael. Pelayan surga datang membawakan gelas minuman berupa piala yang terbuat dari emas dan perak. Nabi Idris pun minum air itu dengan nikmat. Dia amat bersyukur bisa menikmati air minum yang begitu segar dan luar biasa enak. Tak pernah terbayangkan olehnya ada minuman selezat itu. “Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah,” Nabi Idris mengucap syukur berulang-ulang.

Setelah puas melihat surga, tibalah waktunya pergi bagi Nabi Idris untuk kembali ke bumi. Tapi ia tidak mau kembali ke bumi. Hatinya sudah terpikat keindahan dan kenikmatan surga Allah.
“Saya tidak mau keluar dari surga ini, saya ingin beribadah kepada Allah sampai hari kiamat nanti,” kata Nabi Idris.

“Tuan boleh tinggal di sini setelah kiamat nanti, setelah semua amal ibadah di hisab oleh Allah, baru tuan bisa menghuni surga bersama para Nabi dan orang yang beriman lainnya,” kata Izrael.

“Tapi Allah itu Maha Pengasih, terutama kepada Nabi-Nya. Akhirnya Allah mengkaruniakan sebuah tempat yang mulia di langit, dan Nabi Idris menjadi satu-satunya Nabi yang menghuni surga tanpa mengalami kematian. Waktu diangkat ke tempat itu, Nabi Isris berusia 82 tahun.

Firman Allah: “Dan ceritakanlah Idris di dalam Al-Qur’an. Sesungguhnya ia adalah orang yang sangat membenarkan dan seorang Nabi, dan kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.” (QS Al-Anbiya:85-86).

Pada saat Nabi Muhammad sedang melakukan perjalanan Isra’ Mi’raj ke langit, beliau bertemu Nabi Idris. “Siapa orang ini? Tanya Nabi Muhammad kepada Jibril yang mendampinginya waktu itu.
“Inilah Idris,” jawab Jibril. Nabi Muhammad mendapat penjelasan Allah tentang Idris dalam Al-Qur’an Surat Al-Anbiya ayat 85 dan 86, serta Surat Maryam ayat 56 dan 57.

وَسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Click: SOURCE
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Ketika pagi hari di bulan Ramadhan, Nabi sedang memberikan targhib (semangat untuk berjihad) kepada pasukan Islam. Nabi pun bersabda, "Sesungguhnya orang yang mati syahid karena Allah, maka Allah akan menganugerahkannya Ainul Mardhiah, bidadari paling cantik di surga". Salah satu sahabat yang masih muda yang mendengar cerita itu menjadi penasaran. Namun, karena malu kepada Nabi dan sahabat-sahabat lain, sahabat ini tidak jadi mencari tahu lebih dalam mengenai Ainul Mardhiah.

Waktu Zuhur sebentar lagi, sesuai sunah Rasul, para sahabat dipersilakan untuk tidur sejenak sebelum pergi berperang. Bersama kafilah perangnya pun sahabat yang satu ini tidur terlelap dan sampai bermimpi.

Di dalam mimpinya dia berada di tempat yang sangat indah yang belum pernah ia kunjungi sebelumnya. Dia pun bertemu dengan seorang wanita yang sangat cantik yang belum pernah ia lihat sebelumnya.

Ia pun bertanya kepada wanita tersebut, "Di manakah ini?".
"Inilah surga.", jawab wanita itu.
Kemudian sahabat ini bertanya lagi, "Apakah Anda Ainul Mardhiah?".
"Bukan, saya bukan Ainul Mardhiah. Kalau Anda ingin bertemu dengan Ainul Mardhiah, dia sedang beristirahat di bawah pohon yang rindang itu."

Didapatinya oleh sahabat itu seorang wanita yang kecantikannya berkali-kali lipat dari wanita pertama yang ia lihat.
"Apakah Anda Ainul Mardhiah?"
"Bukan saya ini penjaganya. Kalau Anda ingin bertemunya di sanalah singgasananya."

Lalu sahabat ini pun pergi ke singgasana tersebut dan sampailah ke suatu mahligai. Didapatinya seorang wanita yang kecantikannya berlipat-lipat dari wanita sebelumnya yang sedang mengelap-ngelap perhiasan. Sahabat ini pun memberanikan diri untuk bertanya.

"Apakah Anda Ainul Mardhiah?"
"Bukan, saya bukan Ainul Mardhiah. Saya penjaganya di mahligai ini. Jika Anda ingin menemuinya, temuilah ia di mahligai itu."

Pemuda itu pun beranjak dan sampailah ke mahligai yang ditunjukkan. Didapatinya seorang wanita yang kecantikannya berlipat-lipat dari wanita sebelumnya dan sangat pemalu. Pemuda itu pun bertanya.

"Apakah Anda Ainul Mardhiah?"
"Ya, benar saya Ainul Mardhiah"

Pemuda itu pun mendekat, tetapi Ainul Mardhiah menghindar dan berkata, "Anda bukan seorang yang mati syahid."

Seketika itu juga pemuda itu terbangun dari mimpinya. Dia pun menceritakan ceritanya ini kepada seorang sahabat kepercayaannya yang dimohonkan untuk merahasiakannya sampai ia mati syahid.
Komando jihad pun menggelora. Sahabat ini pun dengan semangatnya berjihad untuk dapat bertemu dengan Ainul Mardhiah. Ia pun akhirnya mati syahid.

Di petang hari ketika buka puasa, sahabat kepercayaan ini menceritakan mimpi sahabat yang mati syahid ini kepada Nabi. Nabi pun membenarkan mimpi sahabat muda ini dan Nabi bersabda, "Sekarang ia bahagia bersama Ainul Mardhiah".

Agungnya Ainul Mardhiah ini pun menginspirasi tim nasyid UNIC untuk menciptakan lagu khusus dengan judul Ainul Mardhiah dengan lirik yang sangat menyentuh berikut ini.

Dirimu pembakar semangat perwira
Rela berkorban demi agama
Kau jadi taruhan berjuta pemuda
Yang bakal dinobat sebagai syuhada'
Itulah janji pencipta yang Esa

Engkaulah bidadari dalam syurga
Bersemayam di mahligai bahgia
Anggun gayamu wahai seorang puteri
Indahnya wajah bermandi seri
Menjadi cermin tamsilan kendiri
Untuk melakar satu wacana
Buatmu bernama wanita

Ainul Mardhiah
Kau seharum kuntuman di taman syurga
Menanti hadirnya seorang lelaki
Untuk menjadi bukti cinta sejati

Oh Tuhan
Bisakah dicari di dunia ini
Seorang wanita bak bidadari
Menghulurkan cinta setulus kasih
Di hati lelaki bernama kekasih

وَسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Click: SOURCE
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


TRIBUNNEWS.COM - Naskah di tangan Riyad Mansour, Duta Besar Palestina untuk PBB, terlihat bergetar. Duduk di ujung meja sidang Dewan Keamanan PBB, Selasa (30/12) malam waktu New York, ia baru saja menyaksikan apa yang dia sebut sebagai ”lumpuhnya DK PBB”.

Dua hari jelang tutup tahun 2014 itu, DK PBB menolak draf resolusi untuk menghentikan pendudukan Israel di teritorial Palestina dan berdirinya negara Palestina. Dalam pemungutan suara 15 negara anggota DK PBB, 8 negara mendukung resolusi, 5 abstain, dan 2 menolak.

Mansour menyampaikan kekecewaan lewat sambutan seusai pemungutan suara. Naskah di tangannya bergetar. ”Mengapa begitu sulit Dewan Keamanan bertindak sesuai konsensus global, mendesak penghentian aksi ilegal Israel, penghentian pendudukan Israel?” katanya.

Butuh dukungan minimal sembilan negara dan tanpa veto 5 negara anggota tetap agar resolusi bisa diadopsi. Bagi Palestina dan delegasi Arab, hasil itu cukup mengejutkan meski mereka tahu Amerika Serikat (AS) bakal menggunakan vetonya andai dukungan 9 negara tercapai.

Mereka mengajukan draf resolusi ke DK PBB lewat Jordania, anggota tidak tetap DK PBB dari grup Arab, 17 Desember lalu. Isinya, desakan pengakuan Negara Palestina dengan ibu kota Jerusalem Timur dan perintah penarikan pasukan Israel dari teritorial Palestina yang diduduki sejak tahun 1967, termasuk Jerusalem Timur, sebelum 31 Desember 2017.

Saat didaftarkan, belum ada kesepakatan penetapan waktu (timing) permintaan voting. Dari Palestina, muncul suara-suara agar pemungutan suara digelar secepatnya. Ada kesadaran, momentum tren di Eropa mendukung pengakuan Negara Palestina agar tak disia-siakan.

Namun, Duta Besar Jordania untuk PBB Dina Kawar ingin mengonsultasikan draf resolusi agar tercapai konsensus. Sejumlah diplomat Barat memberi sinyal, voting sebelum tahun baru bakal gagal meraup dukungan minimal 9 negara.

AS dan Inggris, dua dari lima pemilik hak veto, menyatakan tak akan mendukung resolusi Palestina. Maka, cukup mengherankan, mengapa voting dipaksakan sebelum tahun baru?
”Yang belum jelas dan pasti akan memunculkan tanda-tanya, mengapa kepemimpinan Palestina bersikukuh pada pemungutan suara sebelum tahun baru, padahal negara-negara yang bersahabat dengan kasus (Palestina) bakal bergabung DK PBB?” tulis Marwan Bishara, analis politik senior Al Jazeera.

Per 1 Januari 2015, lima anggota tidak tetap DK PBB (Australia, Korea Selatan, Rwanda, Luksemburg, dan Argentina) diganti Selandia Baru, Malaysia, Angola, Spanyol, dan Venezuela.
Senin (29/12), sehari jelang pemungutan suara, seluruh 22 delegasi Arab di PBB sepakat dan mendukung draf resolusi. Diperkirakan syarat minimal dukungan 9 negara terpenuhi.

Betapa kagetnya Palestina saat Presiden DK Mahamat Zene Cherif (Chad) meminta suara pendukung resolusi, hanya tercapai 8 suara (Perancis, Rusia, Tiongkok, Jordania, Argentina, Chad, Cile, dan Luksemburg).


Permainan kartu Nigeria
Satu suara yang diperkirakan banyak pihak —termasuk media Israel—mendukung resolusi berubah sikap di menit-menit terakhir, yakni Nigeria. Bersama Inggris, Rwanda, Korea Selatan, dan Lituania, Nigeria memilih abstain. AS dan Australia menolak. Syarat minimal dukungan 9 negara pun gagal terpenuhi.

Palestina merasa dikhianati Nigeria. ”Lebih dari sebulan lalu, saya menghubungi Kementerian Luar Negeri Nigeria dan bertanya, apakah akan mendukung kami, mereka menjanjikan (dukungan) itu,” kata Montaser Abuzaid, Duta Besar Palestina untuk Nigeria pada Daily Trust.

”Sampai Selasa (hari pemungutan suara) pun, mereka masih berjanji mendukung penghentian pendudukan (Israel).” Lagi pula, Nigeria mengakui Negara Palestina sejak tahun 1988.

Target Palestina dan negara Arab meraih dukungan 9 negara adalah kemenangan simbolik. Andai itu tercapai, mereka bakal menempatkan AS dalam posisi kurang nyaman, yakni harus menggunakan hak veto saat Washington masih butuh dukungan negara-negara Arab untuk memerangi milisi Negara Islam di Irak dan Suriah (NIIS).

Hal itu dibaca Washington. Siang hari jelang voting, Menteri Luar Negeri AS John Kerry menelepon Presiden Nigeria Goodluck Jonathan. Dari Jerusalem, PM Israel Benjamin Netanyahu juga menelepon Jonathan. Isi pesan Kerry dan Netanyahu sama, yakni Nigeria jangan mendukung resolusi Palestina.

Analis kebijakan luar negeri Nigeria, dikutip media setempat, This Day Live, menyebutkan, tunduknya Jonathan kepada keinginan Netanyahu terkait bantuan militer Israel kepada Nigeria dalam memerangi milisi Boko Haram, berupa pasokan senjata, pesawat nirawak, penasihat, dan pelatihan militer.

Nigeria bekerja sama dengan Israel di bidang pertanian, konstruksi, komunikasi, intelijen, dan lain-lain. Lebih dari 50 perusahaan teknik sipil, energi, komunikasi, dan industri keamanan Israel beroperasi di Nigeria.


”Nuklir” Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas pun mengeluarkan jurus berikutnya, yaitu bergabung dengan 16 organisasi internasional, termasuk Mahkamah Kriminal Internasional (ICC). Komentator Israel menyebut jurus itu ”opsi nuklir”, merujuk dampak yang ditimbulkannya.

PBB mengonfirmasi, Palestina diterima sebagai anggota ICC per 1 April 2015. Dengan status itu, Palestina bisa meminta ICC menyelidiki dugaan kejahatan perang, yang bisa menyeret pejabat Israel.
Investigasi ICC juga bisa berimplikasi diadilinya aktivis militan Palestina, seperti Hamas. Yang jelas, peristiwa terbaru ini membuka babak baru konflik Palestina-Israel. Seberapa efektif jurus baru Abbas dalam mewujudkan berdirinya Negara Palestina menarik dicermati.

”Mereka menyerang kami dan tanah kami setiap hari, kepada siapa lagi kami mengadu? Dewan Keamanan (PBB) telah membuat kami tersungkur, ke mana lagi kami harus melangkah?” kata Abbas di hadapan pimpinan Palestina, sebelum mengumumkan bergabung dengan ICC. (MH SAMSUL HADI)

وَسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Click: SOURCE
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Video diyakini direkam di Suriah. Nenek itu mendekati pintu mobil kedua teroris dan langsung memberondong, "Kembalilah kalian pada Allah. Jangan membunuh orang lagi, maka tak ada yang akan membunuh kalian. Akhiri semuanya. Kenapa kalian membunuh orang-orang Kurdi? [Membunuh] itu haram. Aku bersumpah apa yang kalian lakukan bukan jalan Allah. Kembalilah kalian pada Allah."

Tak terlihat ketakutan sedikit pun di wajah nenak yang mengenakan hijab dengan rapi itu.

Kedua teroris sempat tertawa dan mengatakan mereka sibuk sambil menyuruh sang nenek pergi.  Tapi sang nenek terus memarahi mereka. Dia bahkan membawakan puisi dan dalil Qur'an.

Sang nenek bersikeras bahwa negara buatan ISIS itu terkutuk dan karena itu, mereka harus kembali ke jalan Allah.[IT/Atn]


وَسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Click: SOURCE 1 | SOURCE 2 | SOURCE 3
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


TRIBUN-TIMUR.COM- Pelajar sekolah menengah yang memiliki pacar disebut memiliki resiko buruk terhadap kepribadian dan kelangsungan pendidikan si pelajar.

Pada sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, seperti diberitakan Healthline dikutip PilihDokter.com, remaja yang pacaran memiliki resiko empat kali lipat lebih tinggi untuk berhenti sekolah setelah memiliki pasangan.

Para penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 624 orang pelajar, mulai dari pelajar sekolah dasar (kelas 6 SD) hingga pelajar sekolah menengah atas (SMA 3) di 6 sekolah berbeda di Georgia.
Setiap tahunnya, para peneliti meminta para pelajar untuk mengisi sebuah kuesioner mengenai bagaimana kehidupan pribadi mereka, sementara itu para peneliti akan meminta para guru untuk mengevaluasi bagaimana prestasi akademik dari para pelajar tersebut.

Para guru akan menilai prestasi akademik anak melalui banyak faktor seperti bagaimana mereka mengerjakan tugas sekolah, bagaimana mereka mengerjakan tugas kelompok, apakah mereka menyelesaikan semua pekerjaan rumah yang diberikan, dan apakah mereka menyelesaikan tugas membaca yang diberikan.

Sekitar 38 persen dari para pelajar yang telah memiliki pacar di SMA mengatakan bahwa mereka hampir selalu memiliki pacar saat penelitian berlangsung (7 tahun) dan sekitar 22 persen remaja peserta penelitian mulai berkencan dengan seseorang saat mereka masih di kelas 6 SD.

Di sepanjang waktu penelitian, para guru mencatat bahwa anak yang memiliki prestasi akademik terbaik merupakan anak yang paling jarang berkencan dan anak yang paling sering berkencan jugalah yang memiliki prestasi akademik yang paling buruk.

Para peneliti menemukan bahwa para peserta penelitian yang tidak mempunyai pacar memiliki prestasi akademik yang lebih baik secara keseluruhan dibandingkan dengan pelajar yang telah memiliki pacar, di mana mereka memiliki resiko dua kali lebih tinggi untuk mengkonsumsi minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang saat mereka masih duduk di bangku SMA.

Mengapa demikian? Hal ini mungkin dikarenakan berkencan di usia dini merupakan salah satu bagian dari perilaku beresiko tinggi.

Selain itu, berbagai kesulitan emosional yang dialami saat memasuki masa remaja seperti depresi, penindasan, dan kecemasan juga membuat para pelajar berisiko lebih tinggi untuk memulai kebiasaan buruk seperti merokok, mengkonsumsi minuman beralkohol, dan menggunakan obat-obatan terlarang.

Kadar hormon yang berfluktuasi dan adanya keinginan untuk mencari jati diri serta patah hati dapat membuat para remaja menggunakan cara yang salah untuk membantunya mengatasi rasa sakit hati dan stress yang dialaminya.

Sebuah penelitian lainnya yang dilakukan di Kanada menemukan bahwa para remaja yang depresi memiliki resiko 13 kali lipat lebih tinggi untuk mulai merokok.

Para peneliti menduga bahwa efek menenangkan dari rokok dapat membantu para remaja ini melewati berbagai kesulitan yang dialaminya. (Healthline/PilihDokter.com)

وَسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Click: SOURCE
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube